Potensi Pariwisata yang terbelenggu lambannya pembangunan (Dolok Tinggi Raja)

Gambar

 

Beberapa hari yang lalu tepatnya pada hari sabtu tgl 23 Februari 2013 saya bertolak dari Fakultas Psikologi menuju objek wisata Dolok Tinggi Raja yang dimana banyak orang yang telah berkunjung kesana mengatakan bahwa disana ibarat Salju tapi Panas.Kami pun termotivasi untuk melihat salju panas seperti yang dikatakan orang banyak.

Tapi semangat kami seakan hilang setelah melihat hancurnya akses jalan menuju kesana.GambarGambar

Jalan yang dihiasi dengan lumpur membuat sepeda motor yang kami tunggangi kadang2 harus didorong untuk dapat melanjutkan perjalanan.bukan hanya jalan yang berlumpur yang harus dihadapi tapi juga jalan bebatuan yang kapan saja bisa membuat sepeda motor yang kami tunggangi rusak dan pecah ban.Namun perjalanan yang memakan waktu 8 Jam pulang pergi ini sempat membuat kami terheran karena sepi nya objek wisata yang saya kira sangat potensial .sesampai nya kami di dolok tinggi raja kami hanya menjumpai sebuah gubuk yg ternyata tempat parkir kendaraan dan tidak ada satu orang pun disana dan kami pun harus jalan kaki sepanjang 400 Meter untuk bisa melihat Salju Panas.Namun setelah kami mendengar suara gemericik suara air rasa lelah kami selama perjalanan pun seperti hilang,dan kami pun memperlebar langka untuk segera mencapai “salju panas”.Sesampainya disana mata kami sangat dimanjakan dengan pemandangan bukit yang seperti salju dan dialiri air blerang dan itu membuat kami takjub atas cipta Allah SWT.

beberapa foto di Dolok Tinggi Raja :GambarGambar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s