Penduduk Langit

GambarBeberapa hari yang lalu saya nonton acara rutin saya setiap pagi yaitu “Khazanah”di salah satu tv swasta yang menceritakan tentang seorang pemuda yang luar biasa pada jaman Nabi Muhammad SAW.biar gak banyak basabasi langsung cerita aja kali ya?:D

Pada jaman Nabi Muhammad SAW ada seorang pemuda yang bermata biru,berkulit merah,dagunya selalu menempel didada karena selalu melihat pada tempat sujudnya dan mulutnya tidak pernah berhenti berdzikir,mendoakan orang lain,dan melantunkan ayat suci Al-Qur’an disetiap aktivitasnya.Dia seorang yang ahli membaca Al-Qur’an dan selalu menangis ketika berdoa.Dia hidup dengan kesederhanaan yang sangat luar biasa,pakaiannya hanya apa yang melekat ditubuhnya.tidak ada orang yang memperdulikannya dan dia sangat tidak terkenal dalam kalangan manusia.namun,dia sangat terkenal bagi penduduk langit.!

ketika hari kiamat datang dan ketika semua ibadah diperintahkan untuk masuk ke dalam surga.dia malah disuruh berhenti dan disuruh memberi syafa’atnya.Ternyata Allah memberikannya izin untuk memberikan syafa’at kepada qabilah Robi’ah dan qabilah Mudhor.

Siapakah pemuda itu?nama pemuda itu adalah ‘Uwais Bin Qarni’ siapalah pemuda ini dimata manusia?mungkin banyak dari kita yang baru mendengar nama ini.

Semasa hidupnya Uwais bin Qarni tak banyak dikenal oleh orang banyak,banyak orang yang mengolo-ngolok dan menyakiti hatinya dan banyak pula yang menuduh uwais sebagai seorang perayu dan pencuri serta berbagai umapatan dan cacian ditujukan kepada uwais.

Uwais telah lama menjadi yatim. Dia tidak mempunyai sanak saudara, kecuali hanya ibunya yang telah tua renta dan lumpuh . Hanya penglihatan kabur yang masih tersisa.

untuk mencukupi kehidupannya sehari-hari, Uwais bekerja sebagai pengembala kambing. Upah yang diterimanya hanya cukup-cukup untuk memenuhi keperluan hariannya bersama ibunya. Apabila ada uang berlebih, Uwais menggunakannya untuk membantu tetangganya yang hidup miskin dan serba kekurangan.

Kesibukannya sebagai pengembala dan merawat ibunya yang lumpuh dan buta, tidak mempengaruhi kegigihan dalam beribadah. Dia tetap melakukan puasa di siang hari dan bermunajat di malam harinya.

Uwais al-Qarni telah memeluk Islam ketika perintah Nabi Muhammad S.A.W tiba ke negeri Yaman. Perintah Rasulullah telah mengetuk pintu hati mereka untuk menyembah Allah, Tuhan Yang Maha Esa, yang tidak ada sekutu bagi-Nya.Islam mendidik setiap pemeluknya agar berakhlak luhur. Peraturan-peraturan yang terdapat di dalamnya menarik hati Uwais. Apabila seruan Islam datang di negeri Yaman, ia segera memeluknya, kerana selama ini hati Uwais selalu merindukan datangnya kebenaran.

Banyak tetangganya yang telah memeluk Islam, pergi ke Madinah untuk mendengarkan ajaran Nabi Muhammad S.A.W secara langsung. Sekembalinya di Yaman, mereka memperbaharui rumah tangga mereka dengan cara kehidupan Islam.Alangkah sedihnya hati Uwais apabila melihat setiap tetangganya yang baru datang dari Madinah. Mereka itu telah bertamu dan bertemu dengan kekasih Allah penghulu para Nabi, sedang dia sendiri belum berkesempatan.

Kecintaannya kepada Rasulullah menumbuhkan kerinduan yang kuat untuk bertemu dengan sang kekasih Allah. Namun apa daya, dia tidak punya bekal yang cukup untuk ke Madinah. Lebih dia beratkan adalah ibunya yang sedang sakit dan perlu dirawat. Siapa yang akan merawat ibunya selama dia pergi nanti?

Diceritakan ketika terjadi perang Uhud Rasulullah S.A.W mendapat cedera dan giginya patah kerana dilempari batu oleh musuh-musuhnya. Kabar ini sampai ke pengetahuan Uwais.

Dia segera memukul giginya dengan batu hingga patah. Hal tersebut dilakukan sebagai bukti kecintaannya kepada Rasulullah, sekalipun ia belum pernah melihatnya.

 

                                                -Bersambung-

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s